Resep Siomay Ikan Yang Asli Simple dan Enak

Posted on Jul 15 2015 - 3:25am by 2298

Si kecil mungil yang rasanya luar biasa ini adalah salah satu makanan favorit saya. Gak percaya? Tanya aja sama istri saya, tiap buka kulkas pasti ada stok siomay ikan yang saya simpan rapi di dalam kontainer. Makanan yang asalnya dari negeri tirai bambu (baca: Cina, sekarang Tiongkok) ini kan aslinya campuran dari daging babi cincang dan tepung sagu / tapioka ditambah bumbu dasar yaitu garam, gula, dan penyedapnya minyak wijen. Untuk mematangkannya itu caranya dengan dikukus lalu setelah itu disantap dengan saus celupan yang rasanya asin manis asam πŸ˜€ .

Di Indonesia sendiri siomay ini lebih dikenal dengan bahan utamanya yaitu ikan, yang membuat saya kadang berpikir apa karena di Indonesia itu kaya akan ikan? Atau mungkin karena penduduknya yang mayoritas beragama yang melarang mengkonsumsi daging babi jadi bahan utamanya diganti, bisa juga karena (katanya) taun 80an dulu ada orang asal Bandung keturunan Cina yang memenangkan kontes bikin siomay pada pagelaran Cap Go Meh.

Yah, entah mana yang benar, yang pasti saya udah makan yang namanya siomay ini sejak taun 90an (saya lahir taun 80an akhir), jaman dulu siomay itu yang jualan abang-abang pake sepeda rasanya masih enak (asli gurih dan ikannya terasa – diluar dari pengetahuan saya tentang ikan apa yang dipake sama abangnya), yang sekarang-sekarang ini yang jualannya pake keliling gitu rasanya udah kurang sip, macam makan aci pake mecin aja. Gosipnya malah ada yang bilang bahannya pake daging ikan sapu-sapu. Tapi yang rasanya enak juga masih banyak kok, macam Siomay Aceng di Cipinang (inget banget ini saya bela-belain nyari bolak-balik pake map, muter-muter di jalan itu gara-gara tempatnya nyempil, saat itu pas banget lagi bulan puasa tahun lalu), Siomay Tambun di Pondok Pinang, dan sebagainya.

Buat penggemar siomay, pasti tau bedain antara mana yang rasanya asli ikan, mana yang rasanya campur udang, campur ayam, atau ayam tok. Kalo dibikinnya pas paduan bumbunya (ketika saya bilang pas maka tidak kekurangan dan tidak berlebihan, akan tetapi karena saya orang Indonesia yang terbiasa dengan makanan yang rasanya kuat, jadi “pas” nya juga disesuaikan πŸ˜€ ), maka bahan dasar yang tadi disebutkan bakalan enak semua kalo udah jadi siomay. Tapi karena yang saya bahas disini adalah siomay ikan, yaudah ikan aja, gak pake embel-embel bel bel bel lainnya.

Sebelumnya saya udah cerita kalo nyobain ini makanan udah dari jaman dulu, tapi saya mulai sering makan waktu itu sekitar tahun 2012, pas saya kerja dan kos di Bandung. Ceritanya lagi bulan Ramadhan, niat puasa naikin kadar iman (ceileeehhh :)) ) dan nurunin kadar imron =)) . Maksudnya itu mau hidup sehat, karena di Bandung tau sendiri lah jajanannya menggoda semua, mana udaranya dingin pula, jadi abis balik kerja ke kosan langsung tiduran sambil nyetel film, ga pernah olah raga. Saat itulah berat badan saya menyentuh angka 90 kilogram, wah 10 kilo lagi berat saya 1 kuintal b-( . Yaudah niatin aja deh bulan puasa saya jogging dan cuma makan siomay 10 biji, sahurnya kalo ada roti ya makan, kalo gak ada ya air putih aja. Hasilnya berat badan langsung turun ke angka 73, balik ke Jakarta ikut reuni sambil bukber keliatan pas di foto pipi udah tirus lagi.

Duh kok jadi ngelanturnya kebanyakan ya? :)) Maklum pos pertama, dan ini namanya juga Masak Journey, jadi kalo emang ada cerita dibalik masakannya ya memang diniatkan untuk seperti itu. :p

Siomay ikan, karakternya itu kenyal tapi gak keras, rasanya si siomay-nya (halah, ini tulisan ribet amat) berasa di atas langit-langit mulut, bumbu kacang yang berpadu rasa dengan siomay, dan yang terakhir bisa dimakan sebanyak-banyaknya karena sehat (efek sampingnya cuma kekenyangan). Ada yang bilang kalo siomay itu biar gak terlalu keras kudu campur terigu, campur telur, campur labu siam, campur dada ayam. Cara-cara tersebut bisa aja digunakan, cuma mungkin kalo salah mengolahnya bisa ngerubah rasa ikan dalam siomay. Misal terigu malah bikin jadi keras ketika siomay dingin, telur yang bikin terlalu mengembang dan lembek, labu siam bisa bikin rasanya jadi agak pahit, ayam yang menghilangkan rasa asli ikan.

Maka dari itu balik lagi ke awal, siomay itu perpaduan dari daging yang dicincang ditambah sagu untuk pelekat dan bumbu dasar. Yaudah bahan dasarnya cuma ikan dan sagu aja, gimana caranya terserah pokoknya harus enak, kenyal, gak keras, dan bikinnya gampang (asli simple). Berikut bahan-bahan dari resep siomay ikan yang asli simple dan enak versi saya.

Bahan dasar

  • Daging ikan 500 gram
  • Tepung sagu / tapioka 150 gram
  • Air 75 – 150 ml (maksimal, tergantung kadar air)

Bumbu

  • Garam 2 atau 3 sendok teh
  • Gula 1 ΒΌ sendok makan
  • Merica bubuk Β½ sendok teh
  • Minyak wijen 1 sendok makan

Tambahan
Kalo suka boleh ditambah daun bawang iris untuk menambah rasa

Cara membuat
Untuk daging ikan mungkin seringnya pake tenggiri ya, udah khas banget dari wangi dan rasanya, tapi kalo mau disubstitusi bisa pake ikan lain seperti gabus, belida, patin, atau ikan-ikan lain yang dagingnya berwarna putih. Bahkan denger-denger ikan sapu-sapu aslinya juga enak dibuat bahan dasar, dan bisa karena dagingnya putih. Cuma memang di Indonesia sapu-sapu kebanyakan hidup di kali yang kotor, jadi gak disarankan untuk dijadikan bahan makanan. Saya sendiri gak pake ikan-ikan yang disebutkan diatas, karena memang disini gak ada b-( . Saya pake filet ikan merluza, apa itu? Googling aja untuk ikannya :p , kalo penampakannya seperti ini.

Ikan Merluza - MasakJourney.com

Ikan dipotong kecil-kecil, lalu dihaluskan, bisa pake food processor, blender khusus daging, atau bisa juga diulek.

Merluza sebelum dihaluskan - MasakJourney.com

Ini hasilnya setelah dihaluskan.

Merluza setelah dihaluskan - MasakJourney.com

Ikan yang telah dihaluskan pindahkan ke wadah untuk selanjutnya dicampur dengan bumbu-bumbu. Aduk rata menggunakan sendok terlebih dahulu.

Campur ikan dengan bumbu - MasakJourney.com

Setelah tercampur, masukkan air, aduk dengan menggunakan tangan sampai tercampur dengan ikan. Lalu masukkan tepung sagu / tapioka sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai rata.

Campur ikan dengan tepung - MasakJourney.com

Lebih tepatnya mungkin bukan diaduk ya, tapi dibejek-bejek pake tangan, kalo diaduk ribet (emangnya kopi diaduk? ), saya lebih suka langsung dibejek aja, nyampurnya jadi gampang toh πŸ˜‰ . Nah kalo udah selesai jadinya begini deh adonannya.

Adonan siomay ikan - MasakJourney.com

Tadi katanya pake tangan bukan pake sendok? Trus katanya dibejek bukan diaduk? Trus itu kok ada dua sendok nancep? :-/ Jadi itu sendok bukan buat ngaduk, tapi buat bentuk siomay nantinya. Aslinya siomay itu berarti dumpling yang memakai kulit, tapi dalam hal ini siomay ikan yang dari bandung ataupun yang jualan abang-abang yang sering saya makan itu gak pake kulit, bentuknya pun memang sengaja dibikin nggak rata alias berantakan. So, ini yang bikin siomay jadi lebih simple lagi kan πŸ˜€ .

Siomay dibentuk - MasakJourney.com

Dan kalo udah semua siap dikukus.

Siomay siap dikukus - MasakJourney.com

Ada satu lagi yang kelupaan, untuk ukuran siomay itu bisa disesuaikan dengan keinginan, kalau saya lebih suka seukuran sendok makan seperti diatas, karena mematangkan dari bagian luar sampai bagian dalam jadi lebih cepat. Kalau ukuran terlalu besar (misal 2x lipat) maka waktu untuk mematangkan / mengukus sampai ke bagian dalam akan lebih lama. Jika lebih lama mengukus maka rasa ikan dan bumbu akan ada yang hilang terbawa angin sepoi-sepoi. :)) Untuk ukuran seperti sendok ini kira-kira waktu dibutuhkan untuk mengukus selama 10 – 15 menit, dan kalo udah mateng hasilnya… tadaaaa….

Siomay matang - MasakJourney.com

Sepertinya ada yang kurang πŸ˜• Nah mungkin kalo udah dilengkapi seperti di bawah ini jadi siap untuk disantap! =P~

Siomay ikan asli yang simple dan enak - MasakJourney.com

Itu yang warna coklat tahu kulit, kebetulan kemarin sore dibeliin sama istri yang nitip sama temennya yang belanja di Barrio Chino (nah kalimatnya mulai ngaco). Tahu putih sebenernya ada juga di kulkas, tapi saya lebih suka tahu kulit. Untuk lainnya seperti kentang, pare, kol, dan telur saya kurang antusias buat dipadukan disini, just siomay and fried tofu πŸ˜€ . Untuk pelengkap lainnya kalo suka yang seger-seger bisa ditambah peresan jeruk limo, juga sambel buat yang suka pedes. Saya ga pakein sambel bukannya ga mau, tapi stok si belibis udah abis :(( , nanti nitip lagi kalo ada yang balik ke Indonesia, hehe.

Ya begitulah resep Siomay ikan asli yang simple dan enak ala MasakJourney.com. Sangat mudah untuk dibuat, bahan-bahannya juga gak susah didapat dan untuk substitusinya gampang, yang penting niat untuk makan makanan sehat. Kalo kita yang buat sendiri pasti tau apa aja bahan makanan yang dipake kan πŸ˜€ . Untuk resep bumbu kacangnya nanti saya post selanjutnya yah, sekalian mau project bikin agak banyak.

Selamat mencoba, Salam MJ!

Log in Facebook to comment